Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

58 Kapal Disiapkan Angkut Pemudik Asal Sumatera dari Merak ke Bakauheni

58 Kapal Disiapkan Angkut Pemudik Asal Sumatera dari Merak ke Bakauheni
Antrian penumpang di Merak. (Merdeka.com)
Rabu, 21 Juni 2017 03:19 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Cabang Merak siap memaksimalkan seluruh kapal. Tujuannya untuk melayani para pemudik ke wilayah pulau Sumatera yang melakukan penyeberangan dari Merak ke Bakaheuni pada musim arus mudik tahun ini.

Kepala Cabang Gapasdap Merak Togar Napitulupu mengatakan, dari jumlah kapal sebanyak 58 kapal dan dua tengah menjalani docking, setiap harinya kapal yang akan dioperasikan sebanyak 3032 kapal.

"Kami kan sudah atur jadwal, jadi setiap satu kapal akan beroperasi tiga hari nonstop. Setelah itu kapal tersebut akan beristirahat dan digantikan oleh kapal yang lainnya," katanya di Merak, Banten, Selasa (20/6).

Dia mengungkapkan, telah mengantisipasi jika dalam operasi kapal yang diberikan waktu tiga hari dan terjadi hambatan. Sudah ada kapal-kapal yang perlu digantikan oleh kapal lainnya.

"Jadi kapal-kapal sudah kami stand by kan untuk antisipasi apa pun termasuk jika terjadi kepadatan," ujarnya.

Untuk kemampuan kapal mengangkut penumpang, minimal angkut sebanyak 150 kendaraan pribadi dan 500 unit kendaraan.

"Daya angkutnya sudah banyak untuk kendaraan roda 4 dan jika dikhususkan untuk roda 2 berarti daya angkutnya lebih banyak lagi, jumlah kapal yang memiliki daya tampung besar itu saat ini ada sebanyak 15 kapal," jelas Togar.

Untuk mengatasi anterian kapal yang akan melakukan bongkar muat di dermaga, saat ini sudah diatur dengan waktu 2 jam perkapal. Dengan cara tersebut Gapasdap menjamin tidak akan terjadi antrean kapal di laut.

"Tidak ada lagi ada orang nganteri di laut itu yang harus kita hindarkan karena dari pada orang nganteri di laut resikonya sangat berbahaya," tutup Togar. ***

Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww