Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Fahri Hamzah Ketok Palu Sepihak Hak Angket KPK, Penyebab Sidang Paripurna Ricuh

Fahri Hamzah Ketok Palu Sepihak Hak Angket KPK, Penyebab Sidang Paripurna Ricuh
Suasan Sidang Paripurna DPR. (istimewa)
Jum'at, 28 April 2017 15:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Usai sejumlah anggota DPR menyampaikan pendapat atas usulan hak angket untuk KPK, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tiba-tiba langsung mengetok palu untuk menyetujui. Keputusan Fahri Hamzah tidak diterima oleh anggota DPR dari sejumlah fraksi yang menyebabkan mereka melakukan aksi walk out (WO) dari ruang sidang paripurna.

Pantauan di ruang sidang paripurna DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/4/2017), usai mendengar pendapat usulan hak angket untuk KPK, Fahri langsung mengetok palu. Itu dia lakukan setelah mendengar persetujuan dari anggota lainnya.

Suasana ruang sidang langsung menjadi gaduh sebab ada sejumlah anggota yang melakukan interupsi. Tetapi Fahri tak menggubris interupsi tersebut.

"Jangan interupsi dulu setelah pidato pimpinan akan ada forum lobi," kata Fahri.

Saat itu, Ketua DPR Setya Novanto yang hendak menyampaikan pidatonya sempat terhenti atas aksi interupsi anggota DPR. Sebagian dari mereka memilih untuk keluar dari ruang sidang. 

Setelah itu, Setya Novanto melanjutkan pidatonya terkait hak angket untuk KPK. Hak angket tersebut digulirkan karena KPK menolak membuka rekaman pemeriksaan Miryam S Haryani dalam kasus korupsi e-KTP.  ***

Sumber:Detik.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww