Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
18 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
18 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

64 Sumur Warga di Kediri Mendadak Amblas Bersamaan, Penyebabnya Masih Misterius

64 Sumur Warga di Kediri Mendadak Amblas Bersamaan, Penyebabnya Masih Misterius
Sejumlah warga menyaksikan sumur amblas. (dream)
Jum'at, 28 April 2017 18:53 WIB
KEDIRI Warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dihebohkan fenomena amblasnya puluhan sumur dalam waktu hampir bersamaan. Hingga Jumat (28/4), sedikitnya 64 sumur di Desa Manggis amblas. Amblasnya sumur-sumur itu meninggalkan jejak berupa lubang terbuka berdiameter 2-3 meter.

Dikutip dari agtvnews.com, berdasarkan data Kantor Desa Manggis, sumur-sumur itu tersebar di tiga dusun. Rinciannya, 32 sumur di Dusun Dorok, 11 sumur di Dusun Jambean, serta 21 sumur di Dusun Nanas.

Kepala Desa Manggis, Mujiran Wongso, mengatakan dalam 10 hari sejak 17 April 2017, dia menerima laporan sumur amblas. " Setiap hari selalu ada yang melaporkan sumurnya amblas," kata Mujiran.

Dia mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri. Menurut dia, BPBD akan mendatangkan pakar geologi untuk meneliti penyebab amblasnya sumur-sumur tersebut.

Muncul Gelembung Cokelat

Salah satu warga Dusun Nanas, Andik Wiyanto, mengatakan hampir semua sumur menunjukkan tanda-tanda sebelum amblas. Salah satunya muncul gelembung udara berwarna cokelat.

''Sebelum amblas selalu diawali dengan munculnya gelembung cokelat pada air sumur. Selanjutnya tanah di sekitar sungai akan runtuh terus menerus. Selang 2 hari bangunan bibir sumur akan ikut runtuh,'' kata dia.

BPBD: Jauhi Sumur

Terkait fenomena alam ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Randy Agatha, meminta warga tidak mendekati sumur dalam radius minimal empat meter.

''Kami memberitahu masyarakat untuk tidak mendekati sekitar sumur yang amblas, maupun beraktivitas disana. Himbauan ini kami sampai untuk bersiap siaga,'' kata Randy, dikutip dari beritajatim.com.

Masih Cari Penyebabnya

Selanjutnya dia menjelaskan proses amblasnya sumur terjadi tidak secara seketika. Awalnya, amblas terjadi dalam radius 1 meter atau selebar bibir sumur.

''Sumur yang amblas ini dari radius awal sekitar 1 meter sesuai ukuran bis (beton bibir sumur), kini bertambah lebar menjadi 3-4 meter. Bisnya ikut ambles ke bawah,'' ucap dia.

Lebih lanjut, Randy menyatakan pihaknya telah meminta bantuan PVMBG Bandung untuk mencari penyebab bencana ini. ''Hanya tim teknis PVMBG yang bisa mengetahui penyebab amblesnya sumur sumur ini,'' tutur dia.***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww