Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Niat Dagang ke Pekanbaru, Roni Malah Kehilangan Anaknya Akibat Longsor dan Banjir di Lintas Sumbar-Riau

Niat Dagang ke Pekanbaru, Roni Malah Kehilangan Anaknya Akibat Longsor dan Banjir di Lintas Sumbar-Riau
Istimewa.
Jum'at, 03 Maret 2017 19:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PADANG - Bencana longsor yang terjadi di ruas jalan Sumatera Barat (Sumbar) dan Riau pada Jumat pagi menelan dua korban jiwa, tepatnya di Nagari (desa adat) Koto Alam.

Titik longsor yang menelan korban itu terjadi di Jorong Polong Duo Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru pada jam 09.00 WIB. Dari dua korban, satu sudah ditemukan dan satu masih dilakukan pencarian oleh polisi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat.

Salah seorang orang tua korban Razab di lokasi kejadian, Jumat (3/3/2017) mengatakan, anaknya hingga saat ini belum ditemukan.

Anaknya Roni yang berusia 25 tahun hilang saat diterjang longsor sehingga langsung masuk jurang.

"Saat kejadian, saya beda mobil dengan anak saya," ujar dia.

Ia mengatakan, awalnya saat berhenti macet, ia melihat tanah bergerak dan segera menggeser mobil kedepan. Akan tetapi kendaraan yang dinaiki Roni terjun ke jurang.

"Saya pergi ke Pekanbaru buat jualan. Roni pulang karena libur kuliah, saya membawanya langsung ke Pekanbaru," kata dia pria asal Pariaman itu.

Menurutnya anak dia saat ini tengah menyelesaikan semester akhirnya di salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru.

Kapolres Limapuluh Kota, AKPB Bagus Suropratomo mengatakan saat ini pihaknya sudah berhasil mengevakuasi seorang korban, akan tetapi belum dapat memastikan data korban yang sudah ditemukan itu.

"Salah seorang korban telah berhasil dievakuasi setelah terjepit sama motornya, namun belum dibawa ke rumah sakit karena jalan masih tertutup longsor," kata dia.

Sedangkan yang satu lagi masih berada didasar jurang serta terhimpit kayu besar, dan diperkirakan dalam keadaan meninggal dunia.

Sebelumnya Ketua BPBD Limapuluh Kota, Nasriyanto menyebutkan daerah itu dilanda 23 titik longsor dan banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda daerah itu sejak beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, dari 23 lokasi tersebut, 13 titik longsor dan 10 lokasi banjir.

Ia merinci dari 13 titik longsor, tujuh di antaranya terjadi di Nagari Koto Alam dan satu titik di Sibunbun Nagari Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Selain itu, tiga titik di Nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan, dua titik sebelum Kelok Sebilan, tepatnya di Air Putiah, Kecamatan Harau.

Banjir melanda 10 lokasi, di antaranya Nagari Sopang, Pangkalan, dan Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Selain itu, di Kecamatan Kapur IX, Nagari Limbanang Baruah, Kecamatan Suliki, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, dan Nagari Subarang air, Balai Panjang, dan Bukik Sikumpa, Kecamatan Lareh Sago Halaban. ***

Sumber:antarasumbar.com
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Binawidya
wwwwww