Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
20 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Duh... Dua Kakek Bersaudara Saling Bacok, Keduanya Masuk Rumah Sakit

Duh... Dua Kakek Bersaudara Saling Bacok, Keduanya Masuk Rumah Sakit
ilustrasi
Jum'at, 03 Maret 2017 22:32 WIB

PONTIANAK - Dua kakek ini, Al (70) dan Sd (60), benar-benar tidak mengingat usia. Meski sudah uzur, dua warga Desa Selat Remis, Kecamatan Teluk Pakedai, Kalimantan Barat itu tak bisa mengendalikan emosi.

Kakek kakak beradik itu terlibat perkelahian dan pembacokan, Rabu (1/3). Akibatnya, keduanya sama-sama mengalami luka cukup parah. Al dan Sd dilarikan ke Puskesmas Teluk Pakedai.

Namun, mereka akhirnya dirujuk ke RSUD dr Soedarso karena peralatan di Puskesmas Teluk Pakedai tak memadai.

“Sebulan lalu, mereka ini salah paham. Di mana Al mengira bahwa Sd yang menyemprot rumput di tanahnya. Sd menjawab bukan dirinya dan kemungkinan ada orang yang lewat dan melakukan penyemprotan,” kata Kaur Liproduk Bid Humas Polda Kalbar AKP Cucu Safiyudin, Kamis (2/3).

Menurut Cucu, Al melihat Sd berjalan di belakang rumah sambil membawa parang. Kala itu, Sd sebenarnya hendak pergi ke kebun untuk menebas rumput.

Tidak lama berselang, terdengar suara teriakan Sd yang meminta tolong.

Teriakan Sd didengar oleh JB. “JB saksi pertama melihat Sd sudah mengalami luka robek di mukanya,” papar Cucu.

Cucu menambahkan, teriakan tersebut juga didengar oleh JM, istri Sd.

JM kemudian memukul Al menggunakan sebatang bambu.

Bambu yang dipukulkan kepada Al membuat parang panjang terjatuh ke tanah.

Namun, Sd justru mengambil parah itu dan membacokkannya ke wajah Al.

“Untuk saat ini masih belum bisa diproses. Karena kedua kakak adik ini masih dirawat. Jika sudah dinyatakan sembuh, maka dilanjutkan proses hukumnya,” jelas Cucu. (jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww