Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
21 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
21 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Bupati Mentawai: Narkoba Harus Menjadi Musuh Generasi Muda

Bupati Mentawai: Narkoba Harus Menjadi Musuh Generasi Muda
Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet ketika berbicara pada seminar kepemudaan. (Humas)
Sabtu, 15 Oktober 2016 06:46 WIB
MENTAWAI - Tidak hanya bertekad tuntaskan pembangunan di Bumi Sikerei, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet bertekad mempersiapkan generasi pemuda Mentawai yang bebas narkoba.

Penegasan itu diungkapkan Yudas dalam arahannya pada seminar kepemudaan di Hotel Graha Viona Km 7 Sipora Jaya Senin, (10/10/2016). Yudas menambahkan kegiatan yang digagas Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Mentawai dengan tema “membangun generasi muda kreatif, mandiri dan bebas narkoba” ini sangat penting dan harus dipahami serta harus disosialisasikan. Sosialisasi tentang bahayanya narkoba bukan hanya di lingkungan pemuda saja, tetapi dilingkungan keluarga dan lingkungan tempat tinggal.

“Kegiatan ini penting. Bahaya narkoba harus disosialisasikan kepada pemuda lainnya serta dilingkungan keluarga dan tempat tinggal,” ujarnya.

Ia berharap pemuda yang hadir dalam seminar tersebut mampu menjauhkan diri dari ancaman narkoba, agar tercipta generasi penerus Bumi Sikerei yang tangguh dan sehat serta bebas narkoba.

Sementara Kepala Bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat BNN Sumbar Raymond, SH,MM yang juga bertindak sebagai nara sumber dalam seminar kepemudaan itu mengatakan peredaran narkoba merupakan ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Sebab berbagai upaya yang akan dilakukan bandar dan pengedar agar dapat menyeludupkan dan memasarkan narkoba hingga ke tangan konsumennya.

"Pemuda mempunyai peran strategis dalam penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Untuk itu melalui seminar ini kita berharap agar pembangunan berwawasan anti narkoba dapat berjalan dengan baik," jelasnya.

Ia juga menjelaskan cara kerja BNN hanya penekanan terhadap program pencegahan. Pemberantasan narkoba harus ditanggulangi sesegera mungkin dan diharapkan kepada pemuda yang hadir pada seminar tersebut mampu menjadi perpanjangan tangan BBN dalam menekan mata rantai penyebaran ancaman narkoba di Mentawai.

"Kepada pemuda diharapkan dapat menekan mata rantai penyebaran narkoba dan mensosialisasikan bahayanya narkoba," pungkasnya. (Humas/Nobel)

Editor:Calva
Kategori:Pekansikawan, Lingkungan, Balai Kota
wwwwww