Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
24 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
2
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
3
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
24 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
4
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
5
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
6
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Terkait Pemberitaan, Sejumlah Wartawan di Padang Panjang Terima Ancaman Pembunuhan Via SMS dan FB

Terkait Pemberitaan, Sejumlah Wartawan di Padang Panjang Terima Ancaman Pembunuhan Via SMS dan FB
logo PWI.(net)
Minggu, 17 Juli 2016 17:22 WIB
Penulis: Jontra
PADANG PANJANG- Karena beredarnya pemberitaan yang dinilai menyudutkan Walikota Padang Panjang, sejumlah wartawan di Padang Panjang termasuk Ketua PWI Padang Panjang Syamsoedarman mengalami ancaman pembunuhan via SMS dari orang tak dikenal. SMS itu berbunyi “Sebagai Ketua PWI Padang Panjang diminta mengingatkan sejumlah wartawan di Padang Panjang untuk tidak macam-macam”

Pesan SMS yang diterima Syamsoedarman  sejak Jumat 15 Juli 2016. SMS bernada sama juga ditujukan kepada wartawan Singgalang Jasriman, wartawan HaluanRyan Syair dan wartawan Metro Andalas Paul Hendri.

Pengirim SMS juga meminta para penerima SMS untuk mengonfirmasikan perihal ancaman ini ke Kabag Humas Pemkot Padang Panjang, Ampera Salim. Tapi setelah para wartawan menemui Ampera, yang bersangkutan malah mengaku tidak tahu menahu dengan SMS ancaman tersebut.

Terkait dengan aksi pengancaman dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat dengan ini menyatakan:

1. Menyampaikan protes keras kepada pihak-pihak yang melakukan pengancaman ini dan ini merupakan tindakan yang tidak gentleman.

2. Meminta kepada aparat hukum dalam hal ini Polres Kota Padang Panjang untuk mengusut kasus pengancaman ini.

3. Meminta kepada Kapolres Padang Panjang memberikan pengamanan kepada para wartawan yang melakukan tugas di Padang Panjang.

4. Jika para pengancam merasa dirugikan oleh pemberitaan para wartawan seperti diatur dalam UU Pers dipersilakan menyampaikan hak jawab kepada masing-masing media dan atau melaporkannya kepada Dewan Pers bila hak jawab tersebut tidak dilayani.

5. Meminta para wartawan di Padang Panjang tetap melaksanakan tugas sebagaimana biasa dengan tetap berbedoman kepada Kode Etik dan UU Pers.

Surat pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat pada 17 Juli 2016. (**)

wwwwww