Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Bertekad Hasilkan 10 Ribu Wirausaha Baru, Kota Padang Siapkan Sentra IKM di Setiap Kelurahan Bersama BDi Padang

Bertekad Hasilkan 10 Ribu Wirausaha Baru, Kota Padang Siapkan Sentra IKM di Setiap Kelurahan Bersama BDi Padang
Kapala BDI Padang Jonni Afrizon (kiri) menyaksikan Wako Padang Mahyledi menandatangani MoU kerjasama Pemkot Padang, Pelaku IKM, Camat dengan BDI Padang.
Sabtu, 16 Juli 2016 07:28 WIB
PADANG – Pemerintah Kota Padang berupaya mengoptimalkan Industri Kecil Menengah (IKM) yang terdapat di 104 kelurahan melalui peran seluruh stakeholder. Para pelaku IKM tersebut nantinya akan diakomodir dalam satu sentra industri pada tiap-tiap kelurahan.

Menurut Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt. Marajo, pembinaan terhadap IKM mesti diiringi dengan penguatan yang berkelanjutan. Jika tidak, sangat sulit berkembang.

“Sebab, untuk mendorong IKM agar lebih maju dibutuhkan peran stakeholder,” kata Mahyeldi disela kegiatan bersama MoU antara Balai Diklat Industri Padang dengan pelaku IKM, camat dan lurah di Palanta Walikota Padang, Kamis (14/7/2016).

Selama ini, katanya, IKM masih berdiri sendiri-sendiri. Mereka tidak berdaya menembus pasar yang lebih luas dan kalah bersaing dengan produk-produk yang datang dari luar.

“Saat ini, Pemkot Padang memikirkan bagaimana membentuk sentra-sentra industri agar pelaku IKM tidak berusaha sendiri-sendiri, tetapi terlembaga dan berbadan hukum serta berada di satu lokasi,” terangnya.

Lebih lanjut, dari sentra-sentra industri yang ada di tiap kelurahan diharapkan muncul produk-produk khas atau “one village one product”. Nantinya produk-produk tersebut dapat distok oleh pengusaha grosiran besar untuk dijual ke pasar lokal dan nasional.

“Ada sekitar lima ribu jenis produk untuk kebutuhan manusia yang dapat diproduksi oleh IKM. Dari sebanyak itu, IKM di Kota Padang mesti bisa menghasilkannya,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Perindagtamben) Hendrizal Azhar menyebutkan, stakeholder diharapkan berperan, terutama dinas terkait, camat dan lurah, anggota DPRD, BUMN dan BUMD.

“Keterlibatan semua pemangku kepentingan memperkuat IKM diyakini juga akan mendorong tumbuhnya wirausahawan baru,” sebutnya.

Kepala BDi Padang Jonni Afrizon dalam kesempatan yang sama menyatakan, siap membantu menyiapkan tenaga trampil, terakreditasi dan siap terjun dalam peningkatan mutu hasil produksi IKM melalui pelatihan.

"BDI memang tugasnya menyiapkan tenaga trampil, terakreditasi dalam dunia industri. Kita sangat mendukung upaya Pemkot Padang ini," sebutnya. (DU/Yz)

Editor:Calva
Kategori:Pasar & Niaga, GoNews Group, Kulim
wwwwww