Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
21 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
21 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Miliki Pemimpin Baru, PDIP Berharap Golkar Bisa Menjadi Partai Percontohan

Miliki Pemimpin Baru, PDIP Berharap Golkar Bisa Menjadi Partai Percontohan
Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Junimart Girsang. (Nay/Legislatif.co)
Selasa, 17 Mei 2016 12:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), berharap terpilihnya Setya Novanto (Setnov) sebagai Ketua Umum Golkar yang baru sekaligus membawa partai berlambang pohon beringin itu sebagai partai percontohan.

Hal tersebut diungkapkan Politisi PDI Perjuangan, Junimart Girsang saat dimintai tanggapan atas terpilihnya Setya Novanto menjadi Ketua Umum Golkar.

"Karena dia (Golkar) tertua di negara ini, jadi mereka harus bisa menjadi contoh," ujar Junimart di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5/2016).

Junimart juga berharap, agar semua pihak tak lagi melihat latar belakang Setnov yang belakangan kerap dikaitkan dengan masalah hukum dan isu-isu negatif.

Menurutnya, Setya Novanto dipilih secara demokratis. Mayoritas kader beringin memang memberikan suaranya kepada mantan Ketua DPR RI itu.

"Saya berharap tanpa melihat latar belakang seseorang, bagi saya ini yang terbaik dari yang baik. Hasil pemilihan dari seluruh kader yang berhak memberikan suaranya," ujarnya.

Junimart sendiri pernah menjadi hakim Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang menyidangkan perkara Setnov terkait pencatutan nama presiden untuk kepemilikan saham Freeport Indonesia. Junimart tegaskan persidangan itu sama sekali tidak berpengaruh terhadap keputusan internal Golkar.

"Masalah internal Golkar kita tidak bisa turut campur, yang jelas saat ini Golkar sudah kembali menyatu, dan mari kita sama-sama membangun, dan mengawal kinerja Pemerintah," pungkasnya. ***

wwwwww