Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
2
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
24 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
3
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
4
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
5
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Di Kota Langsa, Ada Pustu Gunakan Alat Kesehatan Berkarat

Di Kota Langsa, Ada Pustu Gunakan Alat Kesehatan Berkarat
Ilustrasi
Selasa, 17 Mei 2016 18:05 WIB
Penulis: Dedek

LANGSA - Alat kesehatan yang digunakan di beberapa Puskesmas di Kota Langsa dalam kondisi berkarat dan tidak layak pakai. Dikhawatirkan bisa membahayakan masyarakat yang justru datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.  

“Adanya alat kesehatan yang berkarat itu kita ketahui setelah kita berkunjung ke sejumlah Puskesmas beberapa waktu lalu," kata Ketua DPRK Langsa, Burhansyah, Selasa (17/5/2016).

Di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kuala Langsa, Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, selain alat kesehatan yang berkarat juga ditemukan stok obat-obatan yang sangat minim. Menurut keterangan staf yang ada di Pustu, kata Burhansyah, mereka sudah sering meminta obat ke Puskesmas Langsa Barat, namun obat yang dikirim tidak memenuhi seperti permintaan.

Pihak Puskesmas, dikatakan, kerap memberi alasan obat yang diminta sudah tidak ada. Padahal setelah dicek stok obat di gudang farmasi Puskesmas Langsa Barat, masih ada. Hal ini mengakibatkan masyarakat Kuala Langsa enggan berobat di Pustu tersebut karena ketiadaan obat. Kursi, ranjang bersalin dan ranjang tempat pemeriksaan pasien juga sudah berkarat.

"Selain itu, saat kami lakukan kunjungan kerja ke Pustu Kuala Langsa, kami mendapatkan informasi kurangnya tanggung jawab dari dinas kesehatan, dan tidak adanya koordinasi dan pengawasan terhadap rendahnya pelayanan kesehatan Puskesmas dan Pustu," jelas Burhansyah.

Editor:TAM
Kategori:Kabar Bertuah, GoNews Group
wwwwww