Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
23 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
2
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
3
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
23 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
4
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Bah..! Gara-gara Tak Gajian Selama 4 Bulan, Perawat RS Pirngadi Medan Ramai-ramai Jual Ginjal

Bah..! Gara-gara Tak Gajian Selama 4 Bulan, Perawat RS Pirngadi Medan Ramai-ramai Jual Ginjal
Aksi unjuk rasa dengan membentangkan spanduk jual ginjal oleh para perawat di Medan. (medansatu)
Selasa, 17 Mei 2016 15:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MEDAN - Sejumlah perawat honorer RSU dr Pirngadi Medan ramai-ramai hendak menjual ginjalnya. Niat ini mereka sampaikan saat menggelar unjukrasa di Jalan Raden Saleh, Medan, Selasa (17/5/2016).

Niat menjual ginjal itu juga mereka tulis dalam spanduk yang mereka bentang saat berunjuk rasa. Aksi ini mereka lakukan sebagai bentuk protes terhadap manajemen rumah sakit milik Pemkot Medan tersebut, yang hingga kini belum memberikan gaji mereka sejak Januari hingga Mei 2016.

Menurut seorang perawat, Helmud OP Sunggu, mereka nekat menjual ginjalnya karena gaji sebesar Rp 1,2 juta per bulan hingga kini belum pernah mereka terima.

“Saya mau jual ginjal untuk memenuhi kebutuhan hidup keluargaku. Selama 10 tahun mengabdi, saya tidak pernah mendapatkan cuti jaminan kesehatan dan lainnya,” katanya.

Saat ini ada 750 perawat dan pegawai honorer lainnya di RSUD dr Pirngadi Medan yang bernasib sama. “Kasus ini sudah diadukan ke DPRD Medan, namun tidak mendapat jawaban yang pasti,” jelasnya.

Dalam aksinya, para perawat itu juga membagikan selebaran berisi penjualan ginjal untuk golongan darah B, Rhesus (+). Di selebaran itu terdapat nomor handphone Helmud (0852 6217 8874) yang dapat dihubungi oleh pencari ginjal. ***

Sumber:Medansatu.com
Kategori:Warga Bertuah, Pasar & Niaga, GoNews Group
wwwwww