Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
22 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
22 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
19 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Berantas Narkoba, 350 Pejabat di Solok Selatan Adakan Tes Urine

Berantas Narkoba, 350 Pejabat di Solok Selatan Adakan Tes Urine
Selasa, 10 Mei 2016 15:39 WIB

SOLOK SELATAN - Sebanyak 350 pejabat di Kabupaten Solok Selatan melakukan tes urine. Tes ini dilakukan dalam rangka memberantas peredaran Narkoba di Kabupaten Solok Selatan. Menurut Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman, menyebutkan, Indonesia memang jadi peredaran narkoba dan bahkan sudah dinyatakan oleh Presiden sebagai gawat darurat narkoba, dan akan dilaksanakan dari pusat sampai ke daerah.

"Pemerintah daerah pun harus merespon dari upaya yang sudah dilakukan presiden ini, yaitu dalam rangka perang melawan narkoba, dan diantara respon tersebut, diadakan test urine tehadap pegawai Pemkab Solok Selatan," katanya di sela-sela tes urine dilansir dari solokselatankab.go.id, Selasa (10/5/2016).

Ia juga menyebutkan, meski keterbatasan peralatan dan tenaga tes urine ini akan dilakukan pada seluruh pegawai.

"Hari ini baru dilakukan pada pejabat eselon 2,3 dan 4, lebih kurang 350 orang, dan akan dilanjutkan ke pegawai SKPD-SKPD, dalam kedaan berikutnya," tegas Wabup.

Pemeriksaan akan dilakukan semua aparat, karena tidak mungkin pegawai negeri atau PNS menggunakan narkoba dalam melayani masyarakat.

Jadi kata Wabup Solsel Abdul Rahman, jangan coba-coba untuk bersentuhan dengan narkoba tersebut, sebetulnya dengan mengamalkan ibadah saja itu sudah selesai persoallannya, jadi agama kita sudah melarang itu,

"Saya berharap Solok Selatan menjadi sejahtera religius beragama dan mengamalkan perintah-perintah agama, insyaallah tidak akan terlibat lagi dengan kegiatan narkoba tersebut," ujarnya. (***)

Editor:Calva
Sumber:Solselkab.go.id
Kategori:Rumbai Timur, GoNews Group, Balai Kota
wwwwww