Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
21 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
20 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Bank Indonesia Sediakan Uang Receh Untuk Lebaran 4,6 Miliar Rupiah Bagi Warga Sumbar

Bank Indonesia Sediakan Uang Receh Untuk Lebaran 4,6 Miliar Rupiah Bagi Warga Sumbar
Kepala Perwakilan BI Sumbar Puji Atmoko ketika diwawancarai wartawan.
Selasa, 10 Mei 2016 13:37 WIB
Penulis: Calva
PADANG - Bank Indonesia menyediakan uang receh yang biasa digunakan untuk keperluan lebaran bagi warga Sumatera Barat, sebanyak Rp4,6 miliar. Jumlah ini sama dengan persediaan tahun lalu.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar Puji Atmoko, mengatakan hal ini kepada wartawan usai pertemuan Tim Pengendalian Inflasi Daerah di Padang, Selasa (10/5/2016) yang juga dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Disebutkan Puji, dari jumah yang disediakan, uang pecahan kecil alias uang receh yang disediakan, hanya terserap 2,7 miliar rupiah saja. Hal ini disebabkan, tingginya kesadaran warga di Sumbar melakukan transaksi non tunai, yakni transaksi dari rekening ke rekening via bank atau ATM.

Namun demikian, BI tetap menyediakan uang kecil sebanyak tahun lalu. Ia menghimbau, masyarakat yang ingin menukarkan uang, lakukan ke bank-bank yang ada di Sumbar di hari kerja senin hingga jumat.

Juga, katanya, jangan suka menukarkan uang di tempat yang tidak resmi, seperti di jalanan dan tempat lain yang disediakan orang perorang. "Disamping akan membuat harga yang lebih dari jumlah uang, juga potensi uang yang ditukarkan berkurang juga ada," katanya. (***)

wwwwww