Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
24 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
2
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
3
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
24 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
4
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
5
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
6
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  Hukum

Padang Lakukan Lomba Tahfiz Juz 30 Bagi Pelajar SD, Wawako: Mari Belajar Alquran Hingga Akhir Hayat!

Padang Lakukan Lomba Tahfiz Juz 30 Bagi Pelajar SD, Wawako: Mari Belajar Alquran Hingga Akhir Hayat!
Wawako Padang H. Emzalmi sedang menabuh beduk dibukanya Lomba Tahfiz Juz 30 untuk Pelajar SD. (Humas)
Selasa, 19 April 2016 06:30 WIB

PADANG – Wakil Walikota Padang, Emzalmi membuka lomba Tahfiz Juz 30 (Juz ‘Amma) antar SD/MI se-Kota Padang, di halaman Balaikota Padang, Senin (18/4/2016). Emzalmi menekankan bahwa belajar Alquran tidak akan pernah habisnya. 

“Belajar Alquran tidak akan pernah selesai hingga akhir hayat,” kata Wawako di depan seluruh peserta.

Dikatakan Emzalmi, proses mendidik anak dalam ilmu agama mesti ditanamkan sejak dini. Seluruh anak di Kota Padang dididik untuk mampu membaca Alquran dengan baik dan benar secara berkelanjutan. “Salah satu dasar hukumnya yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2003 tentang wajib tulis baca Alquran,” kata Wawako.

Namun begitu, Wawako mengakui bahwa Perda tersebut belum berjalan efektif. Begitu tamat Sekolah Dasar (SD), anak-anak sudah berhenti belajar Alquran. Karena itu, Emzalmi mengiginkan implementasi Perda lebih dibangkitkan lagi. “Caranya yakni dengan membuatkan modul untuk anak-anak tingkat SD, SMP dan SMA. Namun sebelumnya tentu harus diawali dengan seminar oleh pakar,” terang Wawako.

Nantinya, setelah adanya modul, akan lebih diperkuat lagi dengan terbitnya Peraturan Walikota (Perwako). Sehingga pelaksanaan baca tulis Alquran akan berkesinambungan di kalangan siswa didik di Kota Padang.

Terkait lomba Tahfiz Juz 30 (Juz ‘Amma) antar SD/MI se-Kota Padang, Wawako menyebut bahwa lomba yang diadakan merupakan penguatan bagi siswa agar mampu untuk terus menghafal Alquran. Diadakannya lomba bagi siswa SD merupakan keharusan, karena siswa SD adalah generasi penerus, calon pemimpin bangsa ke depan. “Kalau sudah ditempa sejak dini, bila sudah dewasa nanti tidak lupa (dengan Alquran),” terang Emzalmi.

Wawako berharap, dengan digelarnya lomba tahfiz ini akan tercipta Kota Padang yang nyaman, aman dan religi. Serta nantinya Padang menjadi kota syariah.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Padang, Al Amin menyebut lomba tahfiz kali ini terbesar di dunia. Disebut terbesar sedunia karena peserta lomba cukup banyak, mencapai 13 ribu peserta. “Ini bisa disebut lomba tahfiz terbesar di dunia, sebab diikuti hampir 13 ribu peserta dari 413 SD/MI di Kota Padang,” terangnya. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Hukum, GoNews Group, Kulim
wwwwww