Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Cendekia

Pejabat di Sumbar Dihimbau Jauhi Narkoba, Kepala BNP: Semua Pejabat Eselon II Akan Dilakukan Tes Urine Secara Mendadak!

Pejabat di Sumbar Dihimbau Jauhi Narkoba, Kepala BNP: Semua Pejabat Eselon II Akan Dilakukan Tes Urine Secara Mendadak!
Kepala BNP Sumbar Ali Azhar ketika diwawancarai wartawan.
Senin, 18 April 2016 12:45 WIB
Penulis: Calva
PADANG - Kepala Badan Narkotika Provinsi Sumbar Ali Azhar menegaskan, agar seluruh pejabat di Sumbar baik di provinsi maupun di kabupaten dan kota, menjauhkan diri dari pengaruh Narkoba. Karena itu melangggar hukum dan merusak diri sendiri.

Penegasan ini dikatakan Kepala BNP Sumbar Ali Azhar usai menghadiri Musrenbang Provinsi Sumbar di Padang, Senin (18/4/2016). Ia juga menyebutkan, seluruh pejabat terutama eselon II dan III akan diperiksa urinenya guna mengetahui apakah ia mengkonsumsi narkoba atau tidak.

Kapan waktunya, Azhar menjelaskan, itu rahasia, karena tes urine itu dilakukan mendadak dan itu memang SOP (standar operasional dan prosedur) BNP dalam melaksanakan tugas. Untuk itu, kepada seluruh pejabat di Sumbar segeralah menjauh dari barang haram ini.

Kepala BNP juga menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan gubernur, bupati dan walikota soal tes urine ini. BNP akan melakukan secara acak dan mendadak, tanpa sepengetahuan orang yang akan dites. "Kalau diberitahu, itu tidak ada gunanya. Jelas yang bersangkutan akan siap-siap," katanya.

Azhar juga menyebutkan, pejabat yang ketahuan menkonsumsi narkoba dalam tes urine, itu sanksinya berat dan tegas. Bisa jadi dinonjobkan dari jabatan dan diproses secara hukum.

"Ini sudah banyak kejadian di Indonesia dan juga berlaku di Sumbar," tegasnya. (***)

wwwwww