Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Komisi III DPR Desak BNPT Segera Tangkap Gembong Teroris Santoso

Komisi III DPR Desak BNPT Segera Tangkap Gembong Teroris Santoso
Anggota Komisi III DPR RI, Dasco Ahmad. (istimewa)
Senin, 18 April 2016 10:49 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Menyerahnya dua orang pengikut Santoso yang diakibatkan kurangnya stok makanan dan mengakibatkan kelaparan beberapa hari yang lalu, hendaknya bisa menjadi momen bagi BNPT untuk segera menangkapnya.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi III Sufmi Dasco Ahmad, Senin)(18/04/2016) di Komplek DPR RI, Senayan Jakarta.

"Hampir dapat dipastikan kondisi kelompok Santoso saat ini jauh melemah jika diandingkan satu tahun lalu ketika mereka masih berani melakukan propaganda memamerkan pasukan bersenjata melalui internet," jelasnya.

Menurutnya, Komisi III tetap konsisten dan mendukung BNPT di bawah pimpinan Komjen Tito Karnavian sebagai ujung tombak penaggulangan terorisme. "Kita berharap BNPT segera dapat meringkus Santoso dan kelompoknya hidup atau mati, bila perlu BNPT tetapkan tenggat waktunya," tukasnya.

Diakui Dasco, kondisi hutan pegunungan di Posos yang lebat dan sulit dijangkau, menjadi tempat yang sedikit nyaman bagi Santoso bersembunyi. "Ini menjadi hambatan utama, namun Komjen Tito Karnavian yang selama ini kita kenal sebagai orang lapangan pasti tahu bahwa saat ini adalah kesempatan yang terbaik untuk menangkap Santoso dan kelompoknya yang tersisa," tegasnya lagi.

Satu hal yang perlu digaris bawahi, penagkapan Santoso bukan hanya berarti penegakan hukum terhadap orang per orang, namun merupakan kampanye yang konkrit bahwa saat ini dan dimasa yang akan datang negara tidak akan kalah pada terorisme.

"Dengan menangkap Santoso, BNPT melakukan dua tugasnya yang diatur dalam Inpres Nomor 46 Tahun 2010 secara sekaligus yakni melakukan pencegahan dan penindakan aksi terorisme," pungkasnya. ***

wwwwww