Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
20 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Miris Melihat Pengemis Cacat, Secara Spontan Walikota Padang Panjang Panggil Ambulans Guna Membawa Keduanya ke RSUD

Miris Melihat Pengemis Cacat, Secara Spontan Walikota Padang Panjang Panggil Ambulans Guna Membawa Keduanya ke RSUD
Wako Padang Panjang Hendri Arnis berdialog dengan pengemis yang mengalami cacat di tubuhnya. (Humas)
Selasa, 23 Februari 2016 19:57 WIB

PADANG PANJANG - Spontan! Itulah yang dilakukan Walikota Padang Panjang Hendri Arnis, saat melihat dua pengemis cacat saat mengunjungi Pasar Padang Panjang, Selasa (23/2/2016). Ia memerintahkan stafnya membawa kedua pengemis cacat berkursi roda yang bernama dodi 46 tahun dan Azwirzen 60 tahun yang mengalami luka bakar disekujur tubuhnya, guna membawa mereka berobat ke RSUD.

“Maukan di bawa kerumah sakit buat berobat,” ujar Walikota Hendri Arnis saat berdialog dengan Dodi, Dodi mengiyakan tawaran walikota, begitu juga dengan Azwirzen.

Selang beberapa menit mobil ambulans segera tiba menjemput 2 orang tersebut agar bisa diberi penanganan di RSUD Kota Padang Panjang. Menurut pantauan Humas saat berkunjung ke RSUD, Dodi telah mengalami kelumpuhan selama 8 tahun diakibatkan pernah terjatuh.

Menurut Dokter Thesa Aryanti yang bertugas saat itu menyatakan Dodi mengalami Stasis pena yaitu penumpukan cairan dikaki karena telah lama tak berjalan.

Sementara Azwirzen yang baru 10 hari mengalami luka bakar dibadannya setelah mendapatkan penanganan dan obat, menyatakan perasaan terharu dan mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar besarnya pada Walikota Hendri Arnis. ”Alhamdulillah memang ado perhatian pak wali ko ka masyarakat,” ujarnya nelangsa. (Humas)

Editor:Calva
Kategori:Sukajadi, GoNews Group, Balai Kota
wwwwww