Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Balai Kota

DPRD Sumbar Ingatkan Gubernur Irwan Prayitno, Hindari Unsur Politik Balas Budi Bila Menyusun Kabinet Baru

DPRD Sumbar Ingatkan Gubernur Irwan Prayitno, Hindari Unsur Politik Balas Budi Bila Menyusun Kabinet Baru
Anggota DPRD Sumbar HM. Nurnas.
Selasa, 23 Februari 2016 17:05 WIB
Penulis: Sutan Edy M

PADANG - Adanya rencana Gubernur Sumbar Irwan Prayitno untuk memutasi dan merotasi sejumlah pejabat Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam kabinet barunya bersama Wagub Nasrul Abit dalam beberapa bulan ke depan, mulai mendapat sorotan berbagai kalangan, termasuk DPRD Sumbar.

Menurut HM. Nurnas, anggota Komisi III DPRD Sumbar, di Padang kepada GoSumbar.com, Senin (22/2/2016), susunan kabinet baru pasangan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Nasrul Abit hendaknya diisi oleh kalangan pejabat berkompeten di bidangnya dan bukan atas dasar politik balas budi. Sehingga program yang telah disusun dalam bentuk visi dan misi gubernur dan wakil gubernur sebelumnya bisa diaplikasikan di masyarakat.

“Kalau kabinet baru nanti disusun atas dasar politik balas budi, pejabat eselon II yang jadi Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kabinet tersebut nanti bekerja tidak optimal. Sehingga apa saja program yang sudah direncanakan dalam kepala gubernur dan wakil gubernur tidak teraplikasikan dengan baik,” kata potisi yang dikenal kritis ini.

Nurnas, politisi Partai Demoktat ini, juga mencontohkan kinerja beberapa SKPD yang dinilainya tidak optimal lantaran pengangkatan pejabat yang memimpin SKPD tersebut diduga mengandung unsur balas budi. Sebut saja misalnya Kepala Dinas Pendidikan Syamsurizal, Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Dinas Perikanan. (***)

Editor:Calva
Kategori:Balai Kota, Parlemen, GoNews Group, Binawidya
wwwwww